Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah Reguler

Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah Reguler

Pengertian :

Dana BOS Reguler adalah Dana BOS yang dialokasikan untuk membantu kebutuhan belanja operasional seluruh pesertadidik pada satuan pendidikan dasar dan menengah.

Tujuan Dana BOS Reguler :

Untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan pemerataan akses layanan Pendidikan Dasar dan Menengah yang menjadi kewenangan Daerah

Sumber Alokasi Dana BOS Reguler :

Dana Transfer Daerah yaitu : dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada Daerah tertentu dengan tujuan untuk membantu mendanai kegiatan khusus yang merupakan Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah.

Penerima Dana BOS Reguler :

Sekolah Penerima Dana BOS Reguler, yaitu SD, SDLB, SMP, SMPLB; SMA, SMALB, SLB, dan SMK.

Persyaratan Sekolah Penerima BOS Reguler :

  • Mengisi dan melakukan pemutakhiran Dapodik sesuai dengan kondisi rill di sekolah sampai dengan tanggal 31 Agustus;
  • Memiliki nomor pokok sekolah nasional yang terdata pada Dapodik;
  • Memiliki izin untuk menyelenggarakan pendidikan bagi sekolah yang di selenggarakan oleh masyarakat yang terdata pada Dapodik;
  • Memiliki jumlah Peserta Didik paling sedikit 60 (enam puluh) Peserta Didik selama 3  (tiga) tahun berakhir; dan
  • Tidak merupakan satuan pendidikan kerja sama.

Untuk Persyaratan jumlah Peserta Didik paling sedikit 60 (enam puluh) dikecualikan bagi :

  • Sekolah Terintegrasi, SDLB, SMPLB, SMALB, dan SLB;
  • Sekolah yang berada di Derah Khusus yang ditetapkan oleh Kementerian; dan
  • Sekolah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah yang berada pada wilayah dengan kondisi kepadatan penduduk yang rendah dan secara geografis tidak dapat digabungkan dengan sekolah lain.

Penentuan Penerimaan Dana BOS Reguler:

  1. Sekolah yang memenuhi persyaratan ditetapkan oleh Menteri setiap tahun pelajaran.
  2. Penetapan sekolah penerima Dana BOS Reguler berdasarkan data Dapodik setiap tanggal 31 Agustus.

Besaran Alokasi Dana BOS Reguler:

  1. Besaran alokasi dana BOS Reguler yang diberikan kepada Sekolah penerima dihitung berdasarkan besaran satuan biaya masing-masing daerah dikalikan dengan jumlah Peserta Didik.
  2. Satuan biaya masing-masing daerah ditetapkan oleh Menteri.
  3. Jumlah Peserta Didik dihitung berdasarkan data jumlah Peserta Didik yang memiliki NISN berdasarkan data pada Dapodik tanggan 31 Agustus.

Penyaluran Dana BOS Reguler:

  1. Dana BOS Reguler disalurkan secara langsung ke Rekening Sekolah,
  2. Penyaluran Dana BOS Reguler dilakukan sebanyak 3 (tiga) tahap

Penggunaan Dana BOS oleh Sekolah:

  1. Sekolah menggunakan Dana BOS Reguler untuk membiayai operasional penyelenggaraan pendidikan di sekolah meliputi komponen: Penerimaan Peserta Didik baru, Pengembangan perpustakaan, Pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler, Pelaksanaan kegiatan asesmen dan evaluasi pembelajaran, Pelaksanaan administrasi kegiatan sekolah, Pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan, Pembiayaan langganan daya dan jasa, Pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah, Penyediaan alat multimedia pembelajaran, Penyelenggaraan kegiatan peningkatan kompetensi keahlian, Penyelenggaraan kegiatan dalam mendukung keterserapan lulusan, dan/atau pembayaran honor.
  2. Sekolah menentukan komponen penggunaan Dana BOS Reguler sesuai dengan kebutuhan sekolah.
  3. Penggunaan Dana BOS Reguler untuk pengadaan barang dan/ jasa dilaksanakan melalui mekanisme pengadaan barang dan/atau jasa disekolah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai pengadaan barang/jasa oleh satuan pendidikan.

Ketentuan lebih lanjut mengenai Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah Reguler selengkapnya dimuat dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 6 Tahun 2021 yang dapat diunduh #SahabatDikbud di http://jdih.kemdikbud.go.id ya! 😄

Salam Pendidikan!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.